………Keesokan harinya………
“Nona muda…Nona Muda…. Bangun…”
“hmmmhhh…. Ne…ne…”
“nona muda mandi, lalu sarapan. Seragam dan semua perlengkapannya sudah saya siapkaan.”
Akupun bangkit dari tempat tidur dan pergi menuju kamar mandi….
Setelah selesai, akupun segera ke ruang makan sambil membawa tas. Ternyata disitu sudah menunggu appa dan minho oppa..
“sudah siap?ayo kita makan” ujar appa.
“ne,” ucapku berbarengan dengan minho oppa.
Seleai makan….
“Hwa, kamu diantar sama supir dulu aja ya, khan kamu belum tau jalan.” Ujar minho oppa. Sepertinya ia sudah tidak dingin lagi seperti sebelum-sebelumnya.
“mian kalau kemarin oppa dingin terus sama kamu.”
“ne oppa, yasudah, Hwa pergi dulu. Anneyong”
“Anneyong”
Akupun berangkat menuju sekolah baruku, ternyat aku bersekolah di ChungDam High School. Berarti satu sekolah dund sama Lee Tae Min…. Yei!! Hwa!! Aja! Aja! Fighting!!!
…………..Disekolah………………
“baiklah anak-anak, kita kedatangan murid baru, nak silahkan masuk.”
Akupun masuk…
“Baik lah, silahkan perkenalkan dirimu.”
“ne. Anneyong, joneun Choi Min Hwa imnida. Indonesia saramimnida .Mulai hari ini saya akan bersekolah disini. Mohon bantuan teman-teman semua”
Semuanya terdian, suasana menjadi hening.
“baiklah anak-anak. Tolong bantu minhwa, karena dia baru di Korea. Sebelumnya dia tinggal di Indonesia. Jadi dia aggak asing disini. Jadi bapak mohon berteman dengan baik ya…”
“ya songsaenim..!!!!!!!!” jawab mereka serempak.
“baiklah, kamu boleh duduk di bangku kosong di sebelah Tae Min”
“gamsahamnida songsaenim..”
Akupun berjalan menuju bangku kosong itu. Tempatnya lumayan strategis. Ditengah-tengah.
“Anneyong, jo neun soo jin imnida. Salam kenal. Kalau ada yang kurang jelas, kamu bisa nanya ke aku.”
“Gamsahamnida soo jin. Aku pasti sangat membutuhkan bantuanmu”
“cheonmaneyo Min Hwa. Ngomong-ngomong, aku lihat kau sangat mirip dengan salah satu personel SHINee, Minho oppa.”
“hmh…”
“baiklah anak-anak, mari kita mulai pelajarannya.”
“ne songsaeng.”
Ding Dong Ding Dong…..
Bel pulangpun berbunyi. Akupun segera menuju gerbang. Disana ternyata oppa sudah menunggu.
“sudah?” Tanya oppa.
“ne.”
Kamipun langsung berangkat.
“hari ini kita tidak langsung pulang. Aku akan mengajakmu berkeliling seoul. Aku sudah meminta izin dengan appa.”
“owh, baiklah kalau begitu oppa.”
Setelah beberapa saat, kami pun sampai di suatu pusat perbelanjaan. Oppa menyuruhku untuk membeli baju, karena menurutnya tidak nyaman berjalan-jalan menggunakan baju sekolah. Setelah memilih beberapa baju, akhirna kami memilih satu stel baju yang menurutku sangat nyaman. Setelah berganti baju, kami pun berjalan-jalan.
Setelah puas berkeliling seoul kami pun pulang.
………..Dirumah………..
“selamat datang tuan muda,nona muda.”
Kami pun langsung menuju kamar masing-masing.
…...Sebulan kemudian…….
Minho POV
“mau kemana kalian?”
“mianhe tuan muda, kami ingin membangunkan nona muda.”
“biar saya saja. Kalian boleh kembali bekerja.”
“ne tuan. Anneyonghaseo.”
“Anneyonghaseo”
Ckrek…*bunyi pintunya gak enak kali*
“Hwa!Hwa! bangun! Nanti kamu telat!”
“hmh” iapun akhirnya membuka mata.
“cepat mandi, lalu segera ke ruang makan”
“hmh, ne oppa” ia ,masih setengah sadar saat berjalan ke kamar mandi. Apa gak kpleset tuh ntar. Mana jalan matanya msih ketutup lagi.
Cklek. Bukkk…!!! “ aduh!”
“Hwa! Kamu gak apa?” ujarku khawatir diluar kamar mandi.
“he’eh, gak apa kug oppa” jawabnya.
“yaudah, oppa tunggu di meja makan ya!” ucapku setengah berteriak
“ye oppa!!” jawabnya tak kalah kuat.
Hha! Ternyata dongsaengku yang satu ni lucu juga.. berbeda jauh dengan Min RA… oh ya, bagaimana kabar anak itu ya? Sudah lama ia tidak menelpon.
*kalau pengen tau siapa Min Ra, baca part selanjutnya*
Appa Minho&Minhwa POV
Ada apa itu? Pagi-pagi sudah ribut-ribut.
“Minho!Minhwa! ada apa? Pagi-pagi kok sudah ribut-ribut?”
“Anio appa, Minhwa terpeleset di kamar mandi”
“Apa benar itu Hwa?!?!?”
“ne appa!!! Tapi gak apa kug!!! Cuma lecet dikit!!!”
“ya udah, hati-hati mandinya!!!”
“Ne Appa!!!!!”
Hwa POV
Wah lumayan juga nech… pagi-pagi udah dapet hadiah jidat bengkak. Tu lha, jalantu hati-hati… ne ndak, malah nyundul dinding. *nyundul??? Nabrak kali!*.
“HWAHAHAHAHA!!!! Lucu tuh tato di jidat! HWAHAHAHAHA!!!”
“aish. Tak boleh begitu. Dia khan adikmu!”
“tu lha oppa ne! mada kali! Do’ain cepet ilang kek, ne mlah ngetawain! Gak Seru!”
“Hahahahaha! Abis lucu sich!”
“Weeekkk :P”
“hahaha, biyarin”
“udah-udah, yuk makan, ntar kalian telat.”
“hha ne appa..”jawab oppa setengah tertawa.
Kami pun sarapan….
“yuk pergi sama oppa jha, sekalian oppa pergi kuliah”
“gak ah, males!” ucapku setengah marah. Sebenarnya sich udh gak marah lge. Sma iseng doing.
“aisshhh.. masih marah dia… iya dech, ntar oppa traktir ice cream coklat.”
“beneran??”
“iya bener! Ya udah yuk buruan, ntar kamu telat lagi.”
“oke sip..”
……Sesampainya di sekolah…….
“jidat kamu kenapa Hwa??? Abis nyundul tiang listrik ya? Itu makanya, orang yg disundul bola kek, ne malah tiang listrik!!!”
“yeee siapa bilang. Orang tadi yg aku sundul bukan tiang listrik.. tapi dinding kamar mandi. Lagian nyundul bola, emang kamu kira aku pemain bola apa??”
“ye lah. Mian… ohya aku mo nanya. Kamu adiknya Minho oppa yg salah satu personel SHINee ya???”
“kug kamu Tanya kayak gitu??”
“iya soalnya semua siswa kemaren ngeliat kamu di jemput Minho-oppa, kirain kemaren Minho-oppa jemput Taemin, eh rupanya kamu”
“He’eh, aku adiknya”
“jadi yg ada di tabloid kemaren tu kamu ya??? Adiknya minho oppa yg dre Indonesia???”
“hah??? Aku sampai masuk tabloid??? Ebad!!!”
“ye lha, Minho-oppa ituw khan terkenal banget. Mana appa kamu termasuk salah satu orang paling kaya di korea lagi. Pantes aja kamu masuk”
“owh.. tapi jangan bilang-bilang ya???”
“gimana gak bilang-bilang??? Orang semuanya udah tau..”
“oowh my god”
Ding Dong Ding Dong…
“udh bel tuh,”
“yuk.”
Jam istirahat di kantin………
“Hi Minhwa!! Kamu adiknya Minho-oppa ya??? Aku titip salam ya untuk oppa kamu, gomaweo!”
“eh soo jin! Siapa tu??” ujarku sambil menunjuk wanita cantik tadi
“owh. Itu ketua OSIS kita. Namanya Luna. Dia udah lama suka ma oppa kamu. Tapi gak kesampaian.”
“kug gitu??”
“iya lha… secara oppa kamu dah punya pacar”
“Bhuasttttttt…!!!!! APPAAAAA???????? PACAR??????” bakso yg baru ku kunyah pun berhamburan bebas keluar
“iya pacar! Masa kamu gak tau???”
“bener…. Aku gak tau!!”
“tanyain aja ma oppa kamu ntar”
“pasti”
……
Pulang sekolah….
Cause you were my sun…. the moon……
Nae jeonpuyeossdeon neo nae pange issneun…..
Hp ku bordering, owh ternyata dari minho-oppa…
“ye oppa… ada apa??”
“hari ini aku gak bisa jemput kamu. Kamu di jemput supir aja ya???”
“ya lah…”
Hmh… lama bangt sich????
“Hai Min Hwa!” seseorang mengejutkanku.
“eh, Taemin-oppa. Mwo??”
“Cuma mau nanya… kamu adiknya minho-hyung khan??”
“ne. ngapa emang nya???”
“anio. Oh ya, kau dijemput? Bagaimana kalau pulang dengan ku?”
“owh, tak usah. Aku dijemput supir. Mungkin lain kali.”
“owh ya, mungkin lain kali. Owh ya boleh aku minta nomor hp mu?”
“tentu. Nich”
“gomawo, aku akan menelponmu nanti malam.”
“cheonmaneyo. Kutunggu . Yasudah aku sudah dijemput. anneyong”
“ye. Anneyong”
Dimobil……
“mianhe nona, saya telat.”
“ye. Gwaenchana”
“sekarang kita mau kemana nona?”
“langsung pulang aja”
Dirumah….
“anneyong.”
“OPPAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!”
“eh, tumben nyambut oppa plang. Biasanya gak pernah.”
“hhe. Iya dund. Sebagai dongsaeng yg baik hrus menyambut oppanya plang.”
“ada maksud apa nich???”
“hhe. Yg pertaamaaaaa, aku mo nagih janji oppa tdi pagi!”
“okeh, yuk pergi sekarang.”
“tnggu, aku tuker baju dlu.”
“trus yg selanjutnya?”
“ntar lha aq blang. Aku mo tuker baju dlu”
“oke.”
Beberapa menit kemudian….
“aq dah siap ni oppa! Yu pergi sekarang”
“yuk.”
Dimobil…..
“apa yg kedua???”
“ntar lha aq blang..”
To be continued……
Kamis, 25 Maret 2010
1st ff/ i'm not for him ( part 2)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar